10 Spot Foto Keren Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta : Sejarah Bengawan Solo, Rute Lokasi, Harga Tiket, Fasilitas

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta - Berbicara tentang wisata di Yogyakarta memang tak pernah ada habisnya. Hal ini dikarenakan daerah Yogyakarta memang merupakan surganya tempat wisata. Di Yogyakarta kita bisa menemukan berbagai jenis wisata mulai wisata budaya, wisata kuliner, wisata sejarah, wisata alam, wisata edukasi, wisata alam, wisata pantai dan wisata lainnya. Hal ini yang kemudian membuat Yogyakarta sebagai kota yang sering dijadikan sebagai destinasi wisata.
Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Nah diantara banyaknya wisata di daerah Yogyakarat, wisata pantailah yang paling banyak dan paling populer di Yogyakarta. Yogyakarta atau lebih tepatnya di Gunung Kidul memiliki banyak sekali wisata pantai dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan. Hal ini dikarenakan lokasinya yang berada dikawasan tebing-tebing karang dan didukung dengan pasir pantainya yang putih dan bersih serta air lautnya yang jernih dan kebiruan.

Gunung Kidul memiliki banyak sekali destinasi pantai, salah satunya yaitu pantai Sadeng. Bagi anda yang suka dengan wisata alam pantai dengan pemandangan yang indah, anda bisa mengunjungi pantai Sadeng. Pantai Sadeng meskipun terbilang wisata pantai yang baru dan belum banyak diketahui orang, bahkan masyarakat Yogyakarta sendiri, namun pantai Sadeng memiliki pesona alam luar biasa yang pasti tidak akan membuat anda kecewa berkunjung ke pantai Sadeng.

Sejarah pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Sadeng bukan hanya sekedar tempat wisata yang memiliki panorama alamnya yang luar biasa, namun pantai Sadeng juga merupakan surga bagi para nelayan. Pantai Sadeng ini selalu ramai di kunjngi oleh wisawatan baik lokal maupun manca negara.

Pantai Sadeng dulunya berawal dari datangnya para nelayan Gombong yang memutuskan untuk merintis perkampungan nelayan pada tahun pada tahun 1983. Setelah 35 tahun jatuh bangun, akhirnya daerah tersebut sekarang menjadi perkampungan nelayan dengan pelabuhannya yang tak pernah sepi. 

Berbicara tentang sejarah pantai Sadeng tentu tak lepas dari sungai Bengawan Solo. Hal ini memang dulunya pantai Sadeng ada kaitannya dengan Sungai Bengawan Solo. Ada kepercayaan dimana pantai Sadeng ini dulunya merupakan muara sungai Bengawan Solo purba yang mengalir ke arah laut selatan. Bukan hanya sekedar cerita atau kepercayaan saja, namun hal tersebut juga di dukung dengan adanya bukti-bukti geologis yang ditemukan di sekitar pantai. 

Dahulu kala sekitar 4 juta tahun yang lalu sungai Bengawan Solo mengalir tenang dari hulunya d wiliayah utara hingga bermuara di pantai Sadeng. Namun, karena adanya proses geologi yang terjadi, lempeng Australia menghujam ke bawah pulau Jawa, membuat daratan pulau jawa perlahan terangkat sehingga menjadi kawasan perbukitan di Gunung Kidul. Sedangkan Aliran Sungai Bengawan Solo yang dulunya mengalir ke selatan tak sanggup melawan hingga akhirnya berbalik ke arah utara sehingga muaranya berada di laut Jawa. Jalur sungai Bengawan Solo yang sudah tidak ada airnya lama-kelamaan akhirnya mengering yang kemudian wilayah tersebut kaya akan bukit-bukit kapur yang menurut penelitian semula merupakan karang-karang yang ada di bawah lautan.
Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Bekas aliran sungai Bengawan Solo purna tersebut kini menjadi objek wisata yang menarik. Tak ketinggalan pula, pantai Sadeng yang menjadi muara sungai Bengawan Solo Purba selain menjadi tempa wisata juga menjadi pelabuhan yang sangat ramai sekali. 

Dalam perjalanan menuju ke pantai Sadeng, kita akan melihat beberapa ratus meter bekas jalur aliran sungai Bengawan Solo dengan pemandangannya yang sangat indah. Berhenti sejenak sebelum sampai pantai Sadeng, kita akan melihat pemandangan luar biasa bekas jalur aliran sungai Bengawan solo purba. Tempat ini juga bisa menjadi spot keren untuk anda berfoto.

Baca juga : 10 spot keren pantai Kukup Gunung Kidul Yogyakarta

Pemandangan indah dengan dua bukit kapur yang tinggi memanjang menggapit sebuah dataran rendah yang dulunya merupakan jalur dari aliran sungai Bengawan Solo Purba. Dataran rendah yang dulunya merupakan jalur sungai Bengawan Solo tersebut memanjang hingga 7 Km atau hingga ke daerah Pracimantoro kecamatan Wonogiri. Bekas jalur aliran Sungai Bengawan Solo tersebut kini menjadi ladang pertanian warga setempat. 
Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Sesampainya di pantai Sadeng pemandanganpun berubah. Pantai Sadeng yang dulunya merupakan muara dari sungai Bengawan Solo kini menjadi pelabuhan perikanan yang sangat ramai, bahkan paling maju di Yogyakarta. Hal ini terbukti dengan segala fasilitas dan perlengkapan yang ada di pelabuhan tersebut.

Keindahan pantai Sadeng


Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta
Pantai Sadeng merupakan pantai Pelabuhan, jadi ketika wisatawan sampai di pantai Sadeng akan langsung disambut dengan pemandangan perahu-perahu nelayan yang berjejeran. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan ikan terbesar di Yogyakarta sehingga pelabuhan ini selalu ramai dengan akitivas jual beli ikan hasil tangkapan nelayan. 
Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Berpindah di sebelah timur dari pelabuhan, pengunjung akan disuguhkan pemandangan air laut yang jernih dan bening serta pasir pantai yang putih yang seolah menggoda anda untuk segera bermain disana. Tidak hanya itu, keberadaan bebatuan cadas dan juga batu karang seolah semakin melengkapi panorama pantai Sadeng. Pantai Sadeng meskipun tak memiliki garis pantai yang luas, namun pemandangan alam yang disuguhkan pantai Sadeng akan membuat siapun yang berkunjung ke pantai Sadeng akan betah berlama-lama di pantai Sadeng.

Keindahan pantai Sadeng tidak hanya panorama alamnya saja, namun pemandangan pelabuhan dengan perahu-perahu para nelayan yang bersandar tertip dan rapi menambah keindahan pantai Sadeng. Pelabuhannya yang bersih dengan air launya yang jernih menambah indah pemandangan di pantai Sadeng.

Hal Menarik yang ada di pantai Sadeng

Pelabuhan ikan yang besar dan bersih

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Hal pertama yang kita temukan ketika sampai dipantai Sadeng tak lain adalah pelabuhan perikanan. Bagi anda yang pertama kali datang ke pantai Sadeng, mungkin akan kebingungan, karena ketika meninginjakan kaki pengunjung hanya melihat pelabuan tanpa adanya pantai. Pelabukan ikan ini merupakan pelabuhan ikan terbesar di Yogyakarta. Wisatawan bisa melihat perahu-perahu nelayan yang berjejeran rapi sehingga membuat kesan pelabuhan ini semakin indah. Di pelabuhan Sadeng ini, pengunjung bisa bisa langsung membeli ikan dari nelayan atau dipelelangan ikan. Ikan di pelabuhan ini masih sangat segar karena baru ditangkap oleh para nelayan. Karena adanya pelabuhan ini, maka pantai Sadeng juga disebut sebagai pelabuhan Sadeng.

Adanya tempat pelelangan ikan terbesar

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Selain wisata pantainya, Pantai Sadeng juga dikenal dengan wisata pelelangan ikannya. Sesamapai di pantai Sadeng atau pelabuhan Sadeng kita akan melihat aktivitas nelayan dan juga penjual ikan. Ikan yang dijual di pelelangan ikan ini masih sangat segar bahkan masih hidup. Pengunjung bisa melihat langsung penggiliangan es batu untuk pengawetan alami ikan, disini pengunjug juga membeli ikan segar secara langsung.

Baca juga : 10 spot keren pantai Wediombo Gunung Kidul Yogyakarta

 Pelelangan atau pepeabuhan ikan ini sebenarnya tidak muncul begitu saja, namun melalui proses yang cukup panjang. Awal mula adanya pelabuhan dan pelelangan ikan di pantai Sadeng ini dulunya adalah adanya nelayan yang berasal dari Gombong pada tahun 1983, mereka menetap di kawasan pantai Sadeng dengan bertahan hidup mencari ikan. Semakin hari, hasil tangkapan ikan semakin banyak sehingga mengundang para nelayan lainnya. Singkat cerita, nelayan di pantai Sadeng semakin banyak hingga pada tahun 1986 di bangunlah tempat pelelangan ikan dan terus maju hingga menjadi pelabuhan ikan terbesar di Yogyakarta.

Wisata pantai di pantai Sadeng

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Namanya juga tempat wisata pantai, tentu tujuan utama wisatawan adalah berwisata di pantai. Namun, ketika sampai di pantai Sadeng  kita hanya akan disambut pelabuhan Sadeng yang kerap membuat pengunjung kebingunan dimana letak pantainya. Banyak pengunjung yang awalnya kecewa karena hanya terlihat pelabuhan tanpa adanya pantai. Oke anda jangan kecewa terlebih dulu, wisata pantai di pantai Sadeng memang tersembunyi dan tertutup oleh pelabuhan. Anda bisa bertanya pada nelayan setempat atau seseorang yang anda temui di pelabuhan tersebut tentang lokasi pantai Sadeng.

Baca juga : 15 spot keren pantai siung Gunung Kidul Yogyakarta

Lokasi pantai Sadeng tertutup oleh pelabuhan dan pelelangan ikan. Untuk mencapai pantai Sadeng wisatawan harus melewati jalan sempit disebelah kiri pelelangan ikan, baru kemudian anda akan melihat pantai Sadeng. Lokasinya yang tertutup membuat pantai Sadeng tak begitu luas. Lokasinya disebelah timur pelabuhan dan disebelah kanannya terdapat tebing. Meskipun tak begitu luas, namun pemandangan di pantai Sadeng sangat indah dan airnya sangat jernih. Anda bisa berenang di pantai Sadeng. 

Batu pemecah ombak di pantai Sadeng

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Wisata lainnya di pantai Sadeng yang tak boleh anda lewatkan adalah batu pemecah ombak yang ada di pantai Sadeng. Batu pemecah ombak ini selain sebagai pelindung pantai juga dapat menjadi spot foto yang menarik. Pengunjung bisa berselfie di batu pemecah ombak, namun harus tetap berhati-hati. Akan tetapi, ketika ombak besar, pengunjung dilarang melewati batu pemecah ombak tersebut karena sangat berbahaya.

Baca juga : 20 spot keren pantai Nglambor Gunung Kidul Yogyakarta

Keunggulan batu pemecah ombak yang ada di pantai Sadeng ini adalah susunannya yang rapi sehingga menambah elok pemandangan sehingga membuat pengunjung semakin betah di pantai Sadeng. 

Adanya mercusuar di pantai Sadeng

Adanya mercuusuar di pantai Sadeng juga menjadi hal yang cukup menarik bagi para pengunjung. Mercsuar tersebut masih berfungsi dan digukana ketika malam hari. Saat malam hari lampu-lampu dimercusuar tersebut akan menyala sehingga akan membuat pemandangan di pantai Sadeng semakin indah dan romantis ketika malam tiba.

Bekas jalur aliran sungai Bengawan Solo

Seperti yang telah dijelaskan diatas dimana pantai Sadeng sangat erat kaitannya dengan sungai Bengawan Solo Purba. Jalan dulu sungai Bengawan Solo mengalir kepantai selatan dan bermuara di pantai Sadeng. Hal ini terbukti dengan adanya fakta-fakta peninggalan seperti adanya bekas jalur aliran sungai bengawan solo. Nah, bekas jalur aliran bengawan solo ini menyuguhkan pemandangan yang indah luar biasa sehingga menjadi daya tarik wisawatan untuk berkunjung ke pantai Sadeng.

Hal menyenangkan yang bisa dilakukan di pantai Sadeng

Pantai Sadengan meskipun tidak memiliki pantai yang luas, namun di pantai Sadeng wisatawan dapat melakuka banyak hal yang menyenangkan. Nah berikut beberapa hal menyenangkan yang bisa dilakukan dipantai Sadeng.

Berselfie ria sepuasnya

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Sadeng memiliki pemandangan alam yang luar biasa yang dapat menjadi surga para wisatawan yang hoby berselfie. Di pantai Sadeng ada banyak sekali spot foto menarik salah satunya yaitu di batu pemecah ombak.

Memancing

Bagi anda yang hoby memancing, pantai Sadeng merupakan tempat yang sangat tepat sekali untuk menyalurkan hoby memancing anda. Pantai Sadeng kaya akan hasil lautnya terutama ikan, sehingga tak heran di pantai Sadeng terdapat pelabuhan ikan terbesar di Yogyakarta. Spot terbaik untuk memancing di pantai Sadenga adalah didekat dermaga. Sambil memancing anda bisa menikmati keindahan alam yang ada di pantai Sadeng. Ikan yang biasa didapatka pemancing diantaranya adalah ikan kakap, ikan tuna, ikan kerapu dan ikan lainnya.

Sensasi menaiki perahu

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Jika anda belum puas dengan bermain di pantai Sadeng anda bisa mencoba sensasi naik perahu di pantai Sadeng. Di pantai Sadeng ada banyak sekali perahu-perahu nelayan yang disewakan. Dengan naik perahu di pantai Sadeng anda akan merasakan pengalaman yang berkesan dan tak akan terlupakan. Jika anda memiliki waktu lebih, anda bisa ikut nelayan mencari ikan semalaman. Namun untuk menyewa perahu ini memang cukup mahal yaitu 500 ribu untuk empat orang. Namun harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu. Bagi anda yang mabuk laut sangat tidak disarankan untuk menaiki perahu ke tengah lautan.

Telaga Suling

Di kawasan pantai Sadeng juga terdapat telaga yang dipercaya sebagai sisa aliran sungai Bengawan Solo Purba yaitu Telaga Suling. Telaga ini kini beralih fungsi sebagai ladang palawijo bagi penduduk setempat dengan panjang sekitar 7 Km. Telaga Suling ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah yang sayang untuk dilewatkan.

Wisata kuliner Seafood di pantai Sadeng

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Sadeng tidak hanya dikenal akan sejarahnya yang lekat kaitannya dengan sungai Bengawan Solo, namun juga dikenal akan wisata kulinernya, terutama kuliner sea food. Lokasi Pantai Sadeng yang masih satu lokasi dengan pelabukan ikan atau tempat pelelanga ikan, membuat daerah ini kaya akan berbagai olahan masakan laut. Di kawasan pantai Sadeng ada banyak sekali restoran, rumah makan atau warung makan yang berjejeran dengan beragam menu masakan laut yang pastinya rasanya lezat dan harganya sangat terjangkau. Kurang afdol jika berkunjung ke pantai Sadeng namun tidak mencicipi kuliner di pantai Sadeng.

Fasilitas dipantai Sadeng

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Sadeng masih satu lokasi dengan pelabuhan Sadeng yang merupakan pelabuhan ikan terbesar yang ada di Yogyakarta. Dengan demikian, bisa dipastikan fasilitas yang ada di pantai Sadeng sangat lengkap mulai dari parkiran, toiled, kamar mandi, musola, warung makan, penginapan dan lain sebagainya.

Lokasi pantai Sadeng

Pantai Sadeng berlokasi di desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Rute lokasi menuju pantai Sadeng

Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Sadeng sebenarnya memiliki rute lokasi yang sangat mudah mengingat pantai Sadeng masih satu lokasi dengan pelabuhan Sadeng. Jarak dari pusat kota Yogyakarta yaitu sekitar 80 Km dan bisa ditempuh kurang lebih sekitar 3 jam perjalanan. Namun bagi anda yang masih bingung akan rute menuju pantai Sadeng, kita akan memberikan beberapa rute yang bisa anda lalui. Berikut rute menuju pantai Sadeng.
  • Dari Yogyakarta : Pusat Kota Yogyakarta - Jalan arah wonosari atau menuju Baron - pertigaan Mulo lurus menuju pantai Baron - Setelah sampai di Bintaus, anda menuju ke tepus - sampai ditepus menuju pertigaan pasar jepitu - dari situ belok ke arah girisubo, nanti akan ada banyak petunjuk arah menuju pantai atau pelabuhan Sadeng.
  • Dari klaten : Klaten - Semau - Giripanggung - Cuelo - pasar pertigaan jepitu - dari situ belok ke arah girisubo, nanti akan ada banyak petunjuk arah menuju pantai atau pelabuhan Sadeng.
  • Dari Sukoharjo : Sukoharjo - Praci - Kecamatan Rongkop - Nglindur - Pertigaan pasar ngrancah - pertigaan pasar jepitu -  dari situ belok ke arah girisubo, nanti akan ada banyak petunjuk arah menuju pantai atau pelabuhan Sadeng.

 Harga Tiket masuk ke pantai Sadeng

Harga tiket masuk ke pantai Sadeng sangat mudah sekali yaitu hanya 5 ribu rupiah saja. Dengan biaya semurah itu, anda bisa menikmati pemandangan alam yang luar biasa dipantai Sadeng dengan fasilitas yang lengkap dan sempurna. Biaya parkir juga murah yaitu 3 ribu untuk kendaraan roda 2 dan 5 ribu untuk kendaraan roda 4. Namun, biaya tersebut bisa berubah setiap waktunya.

Tips berwisata di pantai Sadeng

Pantai Sadeng adalah pantai yang masih satu lokasi dengan pelabuhan Sadeng, dengan demikian, fasilitas dipantai Sadeng sangat lengkap, sehingga hal yang perlu anda siapkan adalah kondisi badan dan juga kendaraan harus dalam keadaan fit. Selain itu jaga keberihan pantai selama di pantai Sadeng.

Demikianlah informasi tentang Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta. Semoga informasi diatas dapat memberikan inspirasi untuk liburan anda dan keluarga. Terimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Spot Foto Keren Pantai Sadeng Gunung Kidul Yogyakarta : Sejarah Bengawan Solo, Rute Lokasi, Harga Tiket, Fasilitas"

Post a Comment